Sabtu, 14 Februari 2015

Dear someone in a part of this world

Surat terbuka untuk calon suamiku
Hai calon suamiku, calon imamku, kau dimana sekarang? Apakah engkau sedang sibuk dengan rutinitasmu? Ataukah engkau sibuk dengan hobi- hobimu? Ataukah engkau sibuk dengan keluargamu yang akan menjadi keluargaku juga nantinya? Aamiin.. atau engkau tengah berjuang merintis usaha dan menuntaskan skripsimu?? Semoga engkau senantiasa diberikan kesehatan ya, aku harus memanggilmu apa? Mas? Kak? Bang? Aa? Atau Kang? Entahlah.. oh iya, aku sedang disini memikirkanmu. bagaimanakah nanti sosok imamku? Aku tidak berharap banyak karena aku tahu semua akan indah pada waktunya.Oh iya, imamku maafkan aku, aku sedang tersesat. Aku jatuh cinta dengan seorang pria, padahal seharusnya hatiku ini ku persembahkan hanya untuk kamu, imamku nanti. Maafkan aku, aku akan berusaha menghilangkan dia dan melupakan dia dari ingatanku. Oh iya, imamku jangan lupa shalat yaa.. mengaji dan memperlajari agama dengan benar. Agar engkau dapat membimbingku nantinya dan agar engkau bisa mengajakku reuni di surga nantinya aamiin, suamiku, aku sedang berusaha menjadi istri yang baik, aku sudah bisa belajar memasak banyak makanan lho, liburan kemarin aku membuat banyaak makanan, seperti blackforest, cheesecake, gurame asam manis dll. Pokoknya aku ingin menjadi wanita yang baik, agar ibumu tidak khawatir akan kesehatanmu J. Oh iya mas, aku mulai rutin ikut kajian2 lhoo supaya nanti aku bisa membimbing akhlak  anak- anak kita dengan baik. Mas aku juga sudah menutup aurat yang insyaallah sesuai syariat, semoga kamu disana bisa menjaga pandanganmu ya Mas. Aku juga disini berusaha keras, insya allah aku akan menjaga pandanganku, dan aku tidak akan lagi melabuhkan hatiku pada yg bukan mahramku. Oh iya calon suamiku yang entah dimana, sekarang aku sedang memulai studiku di semester dua, aku berharap bisa maksimal di semester ini, Ip ku yang hanya 3,35 semoga bisa meningkat menjadi 4 aamiin. Aku ingin menjadi istri yang cerdas untukmu, oh iya suamiku, boleh kah nanti aku bekerja nanti setelah menikah? Aku ingin menjadi wanita yang sukses di keluarga dan karier hehehe, mungkin aku akan menjadi seorang dosen, pengusaha catering serta penulis, izinkan dan ridhoi aku yaa suamiku. Aku juga ingin membangun sebuah panti asuhan anak yatim agar menjadi tabungan kita di surga nanti aamiin. Aku sekarang sedang berusaha menjadi wanita yang lebih baik, lebih rajin dalam segala hal, mencoba disiplin dan tepat waktu, bersabar dan bersikap dewasa meski kadang masih kekanak- kanakan. Mas, maaf ya, aku belum dengan rutin membaca Al Qur’an setiap harinya, aku sedih, semoga aku bisa rutin membaca Al Qur’an agar kelak nanti saat malam- malam sepi, kita bisa melantunkan ayat suci bersama- sama yaa Mas. Mas kamu istiqamah ya disana, aku sedang berusaha mengosongkan hatiku untukmu, meski ke ujung dunia, pasti kan kuraih meski keujung samudera pasti kan ku tempuh. Oh iya Mas, kamu tenang saja, aku orangnya gak neko- neko kok, aku bisa betah dirumah seharian bahkan berminggu- minggu.  Mungkin nanti kita bisa menghabiskan waktu dirumah menonton film, memasak makanan, bercanda ria dengan anak- anak kita dan sesekali boleh kita pergi ke taman menikmati waktu yang indah. Mas, kamu jangan khawatir, nanti aku akan mengajar anak- anak kita dengan baik, karena selama ini aku sering mengajar anak- anak kecil di lingkungan rumahku dan mereka nyaman dan sering ke rumahku. Sudah dulu yaa calon suamiku semoga Allah segera mempertemukan kita aamiin.
Dari makmum yang merindukan imamnya,
Namira.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar